Home || Program Mastour || Pendaftaran Online || Profil || Kenangan || E-mail || Hubungi Kami || Tour-Domestik   
Tentara "Israel" menembak dan melukai seorang pemuda Palestina di Yerusalem Timur

YERUSALEM - Tentara Israel menembak dan melukai seorang pemuda Palestina pada Senin (17/7/2017) di daerah Silwan, Yerusalem Timur yang diduduki, menurut laporan organisasi pengamat lokal, sebelum mereka menyerbu rumah sakit di mana pemuda Palestina itu mendapat perawatan.

Pusat Informasi Wadi Hilweh mengatakan bahwa tentara Israel menyerbu daerah area Ein al-Luza di Silwan dan menembakkan granat kejut dan menyebabkan kebakaran, sementara para pemuda Palestina melemparkan bom molotov dan api sebagai balasan, menurut laporan itu.

Seorang pemuda Palestina mengalami luka parah saat bentrokan tersebut, berdasarkan laporan Pusat Informasi Wadi Hilweh, dan dibawa ke rumah sakit di mana ia menjalani operasi.

Lapora menambahkan bahwa polisi Israel kemudian menyerbu Rumah Sakit Al-Makassed yang terletak di timur kota tua Yerusalem atau Al-Quds, mencari pemuda Palestina yang terluka itu.

Menurut laporan kantor berita Wafa, pemuda yang bernama Alaa Abu Tayih (19) itu dibawa dari rumah sakit oleh tentara Israel.

Namun, keluarga Alaa mengatakan kepada Ma'an pada Selasa (18/7) pagi bahwa tentara dan polisi Israel telah berjaga-jaga di luar ruang ICU, di mana Alaa dirawat setelah daerah perut bawahnya terluka parah akibat tembakan itu.

Kerabat Alaa menambahkan bahwa pasukan Israel itu mencegah keluarga menjenguk Alaa di ruang ICU.

Rumah Sakit Al-Makassed mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Israel juga mengepung rumah sakit, dan memeriksa dokumen-dokumen identitas pegawai dan pengunjung rumah sakit.

Pihak Al-Makassed menganggap penyerbuan itu sebagai pelanggaran internasional dan meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Komite Palang Merah Internasional untuk turun tangan untuk mengakhiri pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di Al-Makassed.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Palestina Jawad Awwad mengatakan bahwa aparat Isarel harus segera meninggalkan tempat (rumah sakit), menyebut tindakan mereka sebagai kejahatan kriminal.

  Berita Terkait
Inggris sambut seruan Qatar untuk lakukan dialog krisis Teluk
LONDON - Pemerintah Inggris telah menyambut sebuah pernyataan oleh emir Qatar bahwa negaranya "siap

Israel akan melepas detektor logam di kompleks Al-Aqsha
YERUSALEM - Israel mengatakan akan melepas detektor logam di gerbang kompleks Al-Aqsha di tengah ket

Gadis kecil Palestina terluka saat dengan sengaja ditabrak pemukim Yahudi
TEPI BARAT - Seorang gadis kecil Palestina terluka pada Rabu (19/7/017) setelah dia ditabrak oleh se

Tentara "Israel" menembak dan melukai seorang pemuda Palestina di Yerusalem Timur
YERUSALEM - Tentara Israel menembak dan melukai seorang pemuda Palestina pada Senin (17/7/2017) di d

Warga Palestina yang duduk di luar Masjid al-Aqsa diserang dengan brutal oleh pasukan Israel
YERUSALEM - Pasukan pendudukan Israel pada Senin (17/7/2017) secara brutal menyerang warga Palestina

Pasukan rezim Nushairiyah rebut kembali sejumlah kilang minyak di Raqqa dari ISIS
DAMASKUS - Pasukan rezim Nushairiyah Suriah yang didukung oleh serangan udara berat Rusia menyita se

Israel Tutup Masjidil Aqsa dan Larang Muslimin Laksanakan Sholat Jum'at
YERUSSALEM Polisi Israel menutup masjid Al Aqsa dan melarang pelaksanaan salat Jumat pada siang ke

Pejabat militer Mesir bahas perkembangan di Libya bersama AS
LIBYA - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mesir, Letnan Jenderal Mahmoud Hegazy, bertemu dengan Korps

40 PKK/PYD dilaporkan terbunuh dalam serangan yang dipimpin oleh AS di Suriah
RAQQAH - Serangan udara koalisi anti-ISIS pimpinan AS membunuh 40 militan PKK/PYD pada Ahad di al-Ik

PM Irak mengklaim Mosul telah merdeka dari ISIS
BAGHDAD - Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi pada Ahad (9/7/2017) tiba di Mosul untuk mengumumkan

©2014 PT. MASTOUR-TRAVEL
JLN. RAYA MENGANTI NO. 29 SURABAYA
PHONE (031) 7669944, FAX (031) 7673232