Home || Program Mastour || Pendaftaran Online || Profil || Kenangan || E-mail || Hubungi Kami || Tour-Domestik   
PT Mastour Berangkatkan 1.530 Jamaah, Pecahkan Rekor MURI

Sejarah baru ditorehkan PT Masya'aril Haram Tours & Travel (Mastour). Travel Haji dan Umrah ini memberangkatkan 1.530 jamaah sekaligus.

Saking banyaknya, pemberangkatan yang dilakukan sebagai rangkaian milad ke 15 ini resmi mendapatkan rekor MURI 6 April lalu, yang penyerahan piagamnya dilakukan di Hotel Patra Jasa Semarang. Dirut Malang Post yang juga Komisaris Memorandum Juniarno Djoko Purwanto menjadi saksi pemecahan rekor tersebut.

Selain rekor jumlah peserta jamaah terbanyak saat ini, kehebohan lain adalah, mereka semua diberangkatkan serentak dalam waktu 24 jam berkesinambungan antara 21-22 Maret 2017 melalui 6 Maskapai dan 9 penerbangan. Nah, Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) memberikan penghargaan atas pemberangkatan 1.046 yang dilakukan pada 21 Maret.

"Tercatat sebelumnya, pemberangkatan terbanyak di kisaran 1.460 jamaah serentak, tapi tidak dengan cara memakai penerbangan reguler. Ini bedanya dengan kami," kata Syarqowie Gozali, Direktur Utama PT Mastour.

Pemberangkatan tersentral dari Jakarta menuju Madinah dan Jeddah. Jamaah dari Surabaya dan Semarang pun diterbangkan dulu ke Jakarta untuk bergabung bersama dengan jamaah asal Bandung dan Jakarta.

Enam maskapai yang terlibat memberangkatkan 1.530 jamaah adalah Garuda, Lion Air dan beberapa penerbangan asing seperti Emirates, Etihad, Qatar dan Yemen Airways. Dengan sembilan penerbangan, itu berarti ada yang jadwal penerbangannya sehari dua kali flights, semisal Etihad dan Emirates.

PT Mastour yang berkantor pusat di Surabaya ini bukan pertama kalinya memberangkatkan secara masal para jamaahnya. Tahun ini adalah kali kedua. 2016, PT Mastour memberangkatkan 600an jamaah dan tahun ini meledak naik 155 persen mennadi jadi 1.530 dari target 1.000 Jamaah.

"Ini kedua kalinya berangkat masal dalam rangka milad

PT Mastour. Mengacu pada tahun lalu yang sukses memberangkatkan 600 jamaah, tahun ini sebenarnya target kami 1.000 jamaah. Sudah meloncat dari 600 ke 1.000 ternyata responnya luar biasa, mencapai 1.530. Subhanallah," tegas pria asli Gondanglegi Kabupaten Malang ini.

Sukses program Promo Milad tahun ini, menjadi tonggak program promo milad tahun depan. Bicara tentang target tahun depan, Syarqowie tetap merendah tetap akan memantapkan di angka 1.500 jamaah.

"Tetap dulu 1.500 lah syukur kalau bisa sesuai tahun miladnya jadi 1.600. Tapi kami insya Allah juga siap kalau jamaahnya lebih sampai 2.000an," katanya tertawa.

Syarqowie menegaskan ulang, bahwa sukses menjadi pemberangkat umrah terbanyak bukanlah menjadi target utama travel ini. Yang lebih utama adalah menjaga kepercayaan jamaah dan masyarakat.

Persiapan untuk sukses mengawal dan sukses memberangkatkan jamaah dalam jumlah besar ini dilakukan dengan sangat serius. Rombongan jamaah PT Mastour ini dikawal tidak kurang di 30 orang pembimbing dari tanah air dan didamping mutawif yang sudah siap mulai dari Madinah, sebanyak 37 orang sesuai jumlah bus yang mengangkut jamaah. Dipimpin langsung oleh Syarqowie Gozali dan dibantu dua putranya Faraj Syarqowie dan Fayaj Syarqowie, rombongan pun didampingi langsung oleh dua dokter yang selalu siap melayani keluhan medis jamaah.

"Alhamdulillah umrah berjalan lancar hingga kepulangan jamaah pada 1 April 2017. Semoga semua jamaah puas dengan layanan kami walaupun kami sendiri masih kurang puas. Rasanya, kami masih bisa meningkatkan layanan lebih maksimal lagi. Dan ini menjadi komitmen kami untuk pemberangkatan tahun depan," tandasnya.

Di sisi lain, program pecah rekor MURI ini sebetulnya bukan bagian dari konsep yang dibuat PT Mastour. Konsep awalnya adalah membuat sejarah memberangkatkan 1.000 jamaah setelah tahun lalu sukses dengan 600 jamaah. Persiapan dimulai November 2016 dengan menyiapkan umrah serentak dalam rangkaian milad ke 15 PT Mastour.

Kenapa disebut serentak? Karena biasanya, secara reguler PT Mastour juga melakukan pemberangkatan setiap minggu. Dan ini dilakukan sendiri di masing-masing perwakilan daerah.

Saat ini sudah terbentuk beberapa perwakilan selain di kantor pusat Surabaya, ada kantor di Jakarta, Semarang, Bandung, Cirebon dan Banyumas serta beberapa jaringan di seluruh Indonesia. "Kami programkan minimal setahun sekali bikin pemberangkatan bersama-sama dalam jumlah yang besar. Ya moment yang tepat adalah milad perusahaan," tegas Syarqowie.

Sementara Faraj Syarqowie mengatakan, program ini juga bagian dari bentuk terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayai PT Mastour. Menurutnya, special edition pemberangkatan secara massal tidak semata berpikir bisnis, tapi ada sosialnya dan ada suasana pesta.

Ada paket berbeda dari paket-paket umrah yang lazim diselenggarakan oleh travel pada umumnya. Yaitu, paket umrah 12 hari dan dua kali wisata ziarah Madinah. Jika biasanya ada ziarah ke Masjid Kubah dan Jabal Uhud dalam satu hari tur, ini ditambah satu hari tur lagi ke Museum Dar Al Madinah.

Kunjungan ke Dar Al Madinah ini langka. Jarang ada rombongan umrah yang mendapat paket ini, apalagi tempat ini juga termasuk baru sebagai jujugan wisata. Oleh pihak pemerintah Madinah pun, tur rombongan Mastour dianggap spesial, sehingga mendapatkan sambutan resmi oleh pejabat museum dan ada jamuan welcome drink-nya.

Dar Al Madinah juga memanfaatkan bangunan bersejarah di Kota Madinah. Area museum ini merupakan bekas stasiun

dibuat PT Mastour. Konsep awalnya adalah membuat sejarah memberangkatkan 1.000 jamaah setelah tahun lalu sukses dengan 600 jamaah. Persiapan dimulai November 2016 dengan menyiapkan umrah serentak dalam rangkaian milad ke 15 PT Mastour.

Kenapa disebut serentak? Karena biasanya, secara reguler PT Mastour juga melakukan pemberangkatan setiap minggu. Dan ini dilakukan sendiri di masing-masing perwakilan daerah.

Saat ini sudah terbentuk beberapa perwakilan selain di kantor pusat Surabaya, ada kantor di Jakarta, Semarang, Bandung, Cirebon dan Banyumas serta beberapa jaringan di seluruh Indonesia. "Kami programkan minimal setahun sekali bikin pemberangkatan bersama-sama dalam jumlah yang besar. Ya moment yang tepat adalah milad perusahaan," tegas Syarqowie.

Sementara Faraj Syarqowie mengatakan, program ini juga bagian dari bentuk terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayai PT Mastour. Menurutnya, special edition pemberangkatan secara massal tidak semata berpikir bisnis, tapi ada sosialnya dan ada suasana pesta.

Ada paket berbeda dari paket-paket umrah yang lazim diselenggarakan oleh travel pada umumnya. Yaitu, paket umrah 12 hari dan dua kali wisata ziarah Madinah. Jika biasanya ada ziarah ke Masjid Kubah dan Jabal Uhud dalam satu hari tur, ini ditambah satu hari tur lagi ke Museum Dar Al Madinah.

Kunjungan ke Dar Al Madinah ini langka. Jarang ada rombongan umrah yang mendapat paket ini, apalagi tempat ini juga termasuk baru sebagai jujugan wisata. Oleh pihak pemerintah Madinah pun, tur rombongan Mastour dianggap spesial, sehingga mendapatkan sambutan resmi oleh pejabat museum dan ada jamuan welcome drink-nya.

Dar Al Madinah juga memanfaatkan bangunan bersejarah di Kota Madinah. Area museum ini merupakan bekas stasiun kereta api Madinah-Turki dengan luas 7, 9 hektar. Rute kereta api tersebut merupakan salah satu rencana besar di zaman Turki Utsmani, yang sayangnya tidak terlaksana karena Turki Ustmani keburu runtuh setelah gempuran Inggris dan pemberontak bersekongkol.

Selain menampilkan sisa lokomotif dan gerbong tempo dulu serta bangunan bengkel kereta, di bangunan utama ada banyak foto-foto dan benda-benda bersejarah dari Kota Madinah sejak zaman Rasulullah, sahabat-sahabat nabi, serta beragam artefak dan bukti sejarah perkembangan Kota Madinah sendiri.

Untuk penggambaran di zaman Rasulullah misalnya, museum ini menghadirkan beragam diorama tentang kehidupan Rasulullah dalam setiap fase. Ada replika bangunan awal Masjid Nabawi yang dibangun Rasulullah ketika pertama kali ke Madinah, dindingnya kala itu terbuat dari batu bata dan lantainya dari pasir serta kerikil-kerikil kecil. Pengunjung juga dapat melihat replika kamar Rasulullah dan istrinya Aisyah yang sangat sederhana. Tidak ada perabotan mahal atau istimewa, hanya tempat tidur dan bangku.

Tur tambahan yang diterima jamaah bukan hanya itu. Saat ziarah di Kota Makkah, jamaah diajak berhenti sejenak di Muzdalifah. Biasanya rombongan umrah hanya dilewatkan saja di lokasi ini. Di sini, jamaah diajak berhenti sejenak di masjid yang ada di sana, yaitu Masjid Masya'aril Haram. Nama masjid inilah yang mengilhami nama PT Masya'aril Haram Tours & Travel.

Sementara itu, dari 1.530 jamaah yang berangkat massal ini, hadir juga beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama. Tampak KH Ali Badri, Habib Umar dari Malang, Habib Husein dari Gresik, ada juga anggota DPRD Jateng dan beberapa Kiai dari Jawa Tengah .

Pun demikian, bekerjasama dengan pihak hotel, PT Mastour menyelenggarakan perayaan milad dengan mengadakan Maulid Nabi di aula Hotel, baik di Hotel ODTS Madinah dan Hotel Anjum Makkah.

Kedua hotel ini tergolong hotel Baru di Madinah dan Makkah. Hotel ODTS, merupakan hotel bintang empat yang baru beroperasi 15 Februari 2017 dan Hotel Anjum yang merupakan hotel bintang lima baru dua tahun beroperasi dengan kapasitas 1.730 kamar.

"Terkait dengan hotel pulalah batasan kami kalau menentukan target 1.500 jamaah untuk pemberangkatan serentak. Sulit cari hotelnya kalau mereka harus dikumpulkan dalam satu hotel," ujar Syarqowie.

  Berita Terkait
PT Mastour Berangkatkan 1.530 Jamaah, Pecahkan Rekor MURI
Sejarah baru ditorehkan PT Masya'aril Haram Tours & Travel (Mastour). Travel Haji dan Umrah ini memb

Ada 1.900 Jemaah Umrah Telantar di Tanah Suci
Semarang - Umat Islam yang ingin melaksanakan ibadah umrah dan haji diimbau agar berhati-hati dalam

Akhirnya Mastour Buka Cabang di Kota Bandung
Bandung - Presiden Director PT Masy'aril Haram Tours & Travel (Mastour) Syarqowie Ghozali Amin menga

Mastour Travel Berangkatkan 1.046 Jamaah Umrah dalam Sehari, Raih Penghargaan Leprind
SEMARANG - Bisnis perjalanan umrah sedang tumbuh pesat. Fenomena itu terlihat dari banyaknya pesert

Penyaluran zakat berbentuk bangun jembatan di Sumedang
SUMEDANG - Rumah Zakat bersama Vertical Rescue Indonesia menyalurkan bantuan pembangunan jembatan di

Terlibat penipuan, Polda Sumut bekuk 78 warga Cina
MEDAN - Kepolisian daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama tim Mabes Polri dan Interpol menggere

Majelis Mujahidin tuntut AS cabut tuduhannya dan minta maaf
JAKARTA - Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin menuntut pemerintah Amerika Serikat (AS) mencabut tud

Hari ini ribuan umat Islam akan kawal sidang perdana Buni Yani
BANDUNG - Ribuan umat Islam yang tergabung di Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat rencananya a

Ahok resmi jadi narapidana, segera jebloskan ke LP Cipinang!
JAKARTA - Dengan dicabutnya permohonan banding jaksa, maka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah resmi

Guru Besar FH Undip dilarang bahas Khilafah
JAKARTA - Guru Besar Fakultas Hukum Undip Prof Dr Suteki, MHum, mempertanyakan pelarangan diskusi il

©2014 PT. MASTOUR-TRAVEL
JLN. RAYA MENGANTI NO. 29 SURABAYA
PHONE (031) 7669944, FAX (031) 7673232